Bagi teman-teman panitia inisiasi FISIP UAJY dan mahasiswa baru FISIP UAJY angkatan 2009 yang mempunyai unek-unek, cerita lucu-duka-lara selama inisiasi 11-12 Agustus lalu, bisa mengirimkan karya tulisnya ke alamat redaksi Selasar Online di xaveriuszoned@yahoo.com atau hendiva87@yahoo.com

Karya yang dikirim akan diseleksi terlebih dahulu, sebelum dimuat.

ttd
Tim Jurnal
News Ticker News Slideshow fotonya sudah di-upload! Tapi belum semuanya. Harap sabar ya! Divisi Dokumentasi masih berusaha merampungkan semuanya. Trailer filmnya ditunggu saja ya!
Tampilkan postingan dengan label Berita Inisiasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Inisiasi. Tampilkan semua postingan

Karikatur:Apakah Mengikuti Inisiasi Itu Penting?

Karikatur oleh Yudha Ardhi

ditulis oleh Hendy Adhitya

Karikatur ini sebenarnya telah dibuat si karikaturis, seminggu sebelum gelaran inisiasi FISIP UAJY 2009 diadakan. Cuma karena ketlingsut (bahasa Jawa: terselip dan terlupakan), admin lupa untuk meng-uploadnya ke Selasar Online.

Pada karikatur ini, karikaturis seperti ingin menggambarkan dua dunia berbeda. Satu dunia mahasiswa baru "tanpa inisiasi", sementara satu tokoh lainnya adalah representasi mahasiswa baru "yang mengikuti inisiasi".

Kedua karakter digambarkan secara simbolik. Karakter mahasiswa baru "tanpa inisiasi" (kiri) ditampilkan seperti "beralih dari inisiasi" ke jalan lain/arah yang ditunjukkan panah "tanpa inisiasi". Tokoh ini masih diberi goresan raut wajah dan balon kata yang mewakili "kebingungan" oleh sang kreator.

Sementara tokoh satunya, digambarkan tengah memasuki sebuah "pintu", "gerbang" menuju inisiasi. Dimana disitu juga diberikan beragam balon-balon kata berisi info-info inisiasi yang melingkupi si tokoh.

Di sini saya melihat, sang kreator tampaknya ingin menonjolkan kesenjangan. Bahwa peserta yang mengikuti inisiasi akan lebih mendapatkan "sesuatu" ketimbang yang tidak. Mahasiswa baru yang mengikuti inisiasi akan mendapatkan semacam "keuntungan" daripada mahasiswa yang tidak mengikuti, yang dianggap sang kreator sebagai sebuah "kerugian".

Tulisan ini hanya ingin mencoba menginterpretasi pesan dalam gambar. Berusaha mencoba memaknai. Pengalaman dan referensi setiap para penikmat gambar ini mungkin akan menyimpulkan secara berbeda. Sama halnya, bagi para mahasiswa baru 2009, mereka akan mencoba melakukan proses pemaknaan terhadap inisiasi yang baru saja mereka lewati. Hingga akhirnya, jika kembali kepada karikatur di atas, akan muncul pertanyaan yang bisa ditanyakan kepada semua mahasiswa baru 2009: Apakah inisiasi itu penting?

[Selengkapnya]

Video Update: Pra-inisiasi, Lebih Dari Sekadar Cerita



Sutradara: Bung Diki, Bung Doni, Bung Mike, Bung Reza, Bung Calvin

Inisiasi FISIP UAJY 2009 bukanlah acara yang berjalan tanpa proses. Bayangkan untuk perhelatan dua hari ini, kami harus mempersiapkan tiga bulan sebelumnya. Tentu bukan tanpa alasan.

Selama tiga bulan itu kami coba untuk meramu bumbu, mencicipinya sebelum "masakan" jadi benar-benar. Tentu ada proses trial and error. Tapi kami menganggap hal itu wajar bagi proses pembelajaran kami, panitia inisiasi. Ya kami menilai pagelaran ini lebih dari sekadar cerita...

[Selengkapnya]

Video Update: Dampok, Pamong Warga Inisiasi FISIP UAJY 2009



Sutradara: Bung Diki, Bung Doni, Bung Mike, Bung Calvin, Bung Reza

"Have fun bae!" jadi jargon buat teman-teman yang tergabung dalam divisi Pendamping Kelompok, atau Pamong Warga. Yap, ke-20 orang ini menganggap inisiasi adalah semacam pesta. Pesta penyambutan, dan bukan perploncoan. Ibarat peran kakak dalam keluarga, 20 orang inilah yang paling dekat secara afeksi dengan adiknya, mahasiswa baru 2009.

nb: video dengan kualitas high resolution bisa diminta ke Diki

[Selengkapnya]

Video Update: Perkap, Juru Bangun Inisiasi FISIP UAJY 2009


Sutradara: Diki, Mike, Calvin, Reza, Doni

Tanpa divisi yang satu ini, setting tempat inisiasi FISIP mungkin akan terkesan garing. Betapa tidak, berkat kerja kreatif mereka, lapangan parkir FISIP UAJY yang "kosong" mampu mereka sulap menjadi nuansa kampung yang nyaman. Merekalah yang selama ini menyiapkan disain, tata panggung dan eksterior "medan" RT 05 FISIP. Salut buat kawan-kawan ini: Perkap juara!


nb: Video dengan high resolution bisa diminta ke Diki.

[Selengkapnya]

Update: Rame-Rame Makan B2 di Warung Manado


ditulis oleh Hendy Adhitya

Satu hal yang saya ingat dari masakan Manado: pedas! Rasa pedasnya ini khas sekali, sampai menyengat ke telinga (mungkin terdengar hiperbolis). Kalau tidak percaya teman-teman Selasar boleh coba sendiri.

Nah, jalan-jalan kali ini ngabuburit hunters, berburu panganan ala Sulawesi Utara tepatnya Manado. Mau tahu lokasinya? Yap sasaran kita kali ini adalah Warung Manado Lokon Permai di jalan Kledokan. Tepat berada di seberang warnet Hijaunet. Pesertanya? Kali ini Ngabuburit Hunters membawa pasukan-pasukan tukang makan di antaranya, Vidi (eks SC), Ade dan Haryo (eks Acara), Mike (eks Dokumentasi), Thomas (eks Keamanan) dan saya sendiri yang eks Jurnal. Oh iya, sekarang ada maba 2009 yang ikut juga lho! Namanya Arum. Dia pendatang dari Solo, tapi juga pernah tinggal di Tangerang. Wah tetangganya Mike nih!

Datang dengan perut lapar, para ngabuburit hunters tampak tidak sabar menyantap menu spesial malam itu (26/8). Vidi, Thomas dan Haryo memesan Babi Panggang. Saya dan Ade memesan Babi Kinowak. Sementara Mike, karena sedang dalam program diet, cukup memesan Sup Kacang Tanah. Dan Arum, dia memesan Ayam Woku Belanga.

"Rasanya tiada duanya. Rasa pedasnya cukup aneh. Antara daging dan sambalnya, banyak sambelnya, ada rasa jahenya juga," ujar Ade sambil mengunyah Kinowaknya. "Pokoknya emmmmmmppphhh!!!" Mungkin maksudnya memuji masakannya.

Mike yang menjajal Sup Kacang Tanah ala Manado, mencoba mendeskripsikan rasa makanannya. "Kacangnya cukup halus saat masuk ke mulut langsung hancur," ujarnya sambil menyeruput kuah sup. Rasa kacang tanahnya langsung melebur di lidah katanya. "Pokoknya siplah!"

Sedangkan Vidi yang memesan Babi Panggang berkomentar sembari mencicipi makan malamnya, "Cukup berbeda dengan bayanganku saat memesan, aku pikir babinya langsung dipanggang, tapi ketika aku lihat hasilnya mirip rica-rica." Ia melihat Babi Panggang yang dipesannya diolesi dengan bumbu khas Manado yang ia akui menambah semarak rasa. "Kayaknya ini campuran berbagai rempah-rempah, jahe dan kunyit, tapi rasa dagingnya masih terasa," jelasnya.

Thomas dan Haryo sepakat dengan Vidi, "manis dan gurihnya pas!"

Arum mahasiswi FISIP UAJY angkatan 2009 mengakui baru pertama kali mencicipi masakan Manado, Ayam Woku Belanga. "Sumpah pedes banget!" katanya.

Soal harga? Disini masih terbilang murah. Sepiring kecil Kinawok plus sepiring nasi dibandrol Rp 10.000,-. Ditambah jeruk hangat yang seharga 2.000 rupiah cukup membuat perut kenyang. Kira-kira untuk beberapa menu lain kurang lebih sama.

Ok sampai jumpa lagi di ngabuburit berikutnya!!!

[Selengkapnya]

Update: Ngabuburit Hunters kuliner di Kotagede!

ditulis oleh Hendy Adhitya

Kotagede ternyata tidak cuma familiar karena sentraindustri kerajinan peraknya, tapi juga bisa menjadi tempat nyaman buat nongkrong dan pilihan wisata kuliner. Apalagi di bulan Ramadhan ini, Kotagede cukup asyik buat ngabuburit juga lho!

Dua hari lalu, para ngabuburit hunters (sebutan ini muncul buat para pejalan kaki dan pemburu kuliner ala FISIP UAJY), Calvin dan Mike (eks divisi Dokumentasi), Tatto (eks divisi Perkap), Vidi (eks SC), Xave dan saya sendiri (eks divisi Jurnal) bertandang ke Kotagede.

"Jam 17.20 WIB kita berangkat dari kampus ke sini. Ternyata gak kalah rame dengan (Pasar Sore) Kauman. Tentunya dengan makanan yang berbeda," ujar Vidi.

Nongkrong di pertigaan Pasar Kotagede (Tepatnya di lapak Sate Sapi ala Kotagede), kami menikmati ragam jajanan, panganan dan minuman manis.

Calvin atau Toink sapaan akrabnya, tampak menikmati sekali ngabuburit petang itu. " Tadi makan batagor, tahu, dan es campur, harganya murah. Esnya 2.500 rupiah," katanya menjelaskan. "Kalau Tatto tadi minum es teh dan soto habisnya cuma 4.000 rupiah," lanjut dia.

Untuk jalan-jalan kali ini, ide berasal dari Tatto. "Tapi tadi harusnya datangnya agak sore-an, sekitar jam empat sore. Supaya bisa jalan-jalan dahulu tapi luput, tapi di sini murah meriah dan enak," katanya sembari menganggukkan kepala.

Nah, apakah para ngabuburit hunters ini berencana mengajak teman-teman lain? "Ide itu (mengajak teman-teman lain) harus ada, kita harus silaturahmi, halal bihalal katanya hahaha," kata Mike.

"Terutama kaum Hawa musti diajak," sela Calvin. Nah, kini giliran saya tanya kawan-kawan cewek, mau ikut bergabung dengan kami, para ngabuburit hunters ini?

[Selengkapnya]

Update: Inisiasi Singkat Ala FISIP (2)


ditulis oleh Xaverius Cornelissen S.

Tanggal 22 Agustus 2009 sehari setelah meninggalnya Rektor Atmajaya Prof. Dr. Sudibyo Prabowo, seluruh maba UAJY gelombang tiga melaksanakan Inisiasi Universitas. Namun setelah berakhirnya Inisiasi Universitas maba dikembalikan ke fakultasnya masing-masing. Di antaranya adalah maba FISIP. Jumlah maba RT 05 FISIP yang ikut Inisiasi Susulan Fakultas berjumlah 55 orang. Mereka telah mengikuti Inisiasi Universitas dan langsung diarahkan menuju kampus V Bunda Teresa untuk mengikuti beberapa pengarahan penting dari Dekanat FISIP.

Ruang 4307 menjadi tempat mereka menerima pengarahan. Sekitar pukul 13.30 WIB pengarahan dilakukan. Pembicaranya antara lain, Dekan FISIP Sundari Handoko, Wakil Dekan Tiga Lukas .S. Ispandriarno dan juga Kepala Tata Usaha, Y Siyamta.

Kemudian acara dilanjutkan dengan perkenalan UKM dan KP/KS (kelompok Profesi dan Kelompok Studi milik FISIP. Perkenalan kedua hal ini dijelaskan oleh panitia kecil ini. Namun karena waktu minim, ada salah satu KP yang tidak mendapat porsi lebih untuk dijelaskan. Hal itu juga bertepatan dengan kedatangan Ketua Program Studi Ilmu Sosiologi Lucinda dan Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Ninik Sri Rejeki. Danarka Sasangka selaku Wakil Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi juga hadir.

Setelah menerima pengarahan dari ketiga orang tersebut, maba diajak untuk mengevaluasi oleh panitia. Evaluasi seputar Inisiasi Universitas yang baru mereka selesaikan barusan dan juga Inisiasi Fakultas yang tengah mereka jalani saat ini.

Herdi salah satu maba menyatakan, ”Kita cuma kayak babi, duduk terus, cuma makan, minum, makan, minum, lama-lama jadi babi beneran, bosanlah mas,” tuturnya. Ade salah satu panitia berujar,”Ini merupakan evaluasi bersama, agar inisiasi Fakultas dan juga Inisiasi Universitas lebih baik untuk kedepannya.”

Walau maba masih malu-malu dalam mengungkapkan apa yang akan mereka ungkapkan, namun sudah ada beberapa maba yang ikut andil dalam memberikan suara.

Selanjutnya, maba dilantik ala FISIP. Yaitu dengan mengucapkan Sumpah Mahasiswa yang dibawakan oleh salah satu perwakilan Juru Bangun, Dandy Wicaksono. Usai itu diteruskan dengan menyanyikan Hymne UAJY.

Penutup kegiatan ini adalah jabat tangan antara maba dengan panitia yang berakhir pukul empat sore. ”WELCOME to FISIP UAJY”.

[Selengkapnya]

Update: Inisiasi Susulan tingkat Universitas (1)


ditulis oleh Xaverius Cornelissen S

22 Agustus 2009 kemarin, kembali Universitas Atma Jaya Yogyakarta mengadakan Inisiasi untuk mahasiswa baru. Inisiasi Susulan ini bertempat di Auditorium kampus 2 St.Thomas Aquinas. Walaupun konsepnya masih sama, mengenalkan dan mahasiswa baru (maba) hanya diminta duduk dan mendengarkan, namun sepertinya ada sesuatu yang lain di Inisiasi Susulan ini.

Maba datang pukul enam pagi, kemudian berkumpul di Kampus V Bunda Teresa. Kemudian maba dari FISIP beranjak pergi dengan sembilan orang panitia. Antara lain Seldi dari Pengurus Harian, Dandy dari Juru Bangunan, Agatha dari P3K, Kandi dari P3K, Dipta Juru Masak, Azmi dari Pamong, Pandhu dari Juru Bangunan, Niko dari Juru Bangunan dan juga Galuh dari Kuli Tinta. Mereka merupakan para pendamping maba RT 05 FISIP untuk tingkat Universitas versi Inisiasi Susulan.

Inisiasi dimulai pukul 7.30 WIB. Pembukaan pertama adalah sesi mengenang kembali Rektor Atma Jaya Yogyakarta Dibyo Prabowo yang baru saja wafat (19/8). Panitia Universitas memutarkan slide show profil almarhum Dibyo sekaligus mengheningkan cipta atas wafatnya Sang Rektor.

Acara dilanjutkan dengan perkenalan dari Wakil Rektor. Salah satunya yang memberi sambutan adalah Hestu Cipto Handoyo selaku Wakil Rektor 3. Sambutan hangat dan juga sedikit perkenalan mengenai tiga Wakil Rektor (Koesmargono, Luddy, Hestu) berlangsung cukup tenang.

Setelah selesai, maba beristirahat disambi snack. Adit salah satu Maba FISIP menyatakan, ”cukup seneng, tapi agak membosankan juga, tadi cuma diterangin visi dan misi, kalau gak ada selingan humor dari MC mungkin akan sangat membosankan untuk temen-temen juga” ungkapnya.

######

Istirahat selesai, dan maba kembali lagi ke tempat semula untuk mendengarkan ceramah. Namun sebelum ceramah mereka meneriakkan yel-yel inisiasi Universitas, bunyinya ”VIVA VIVA ATMAJAYA”. Baru kemudian dari pihak BAAK, Mur masuk memberikan beberapa hal mengenai BAAK dan fungsinya.

Ngurah salah seorang maba FISIP yang berasal dari Bali Ubud, menuturkan, ” Ya akhirnya tahu, fungsinya dan tahu seputar universitas beserta visi misinya, soalnya kemarin juga bingung waktu datang pertama disini sebelum Bu Mur menjelaskan, mungkin saya juga agak nyesel gak ikut Inisiasi Fakultas, karena waktu itu masih pengin di Bali, jadi agak gak jelas gitu,” tutur cowok keriting gondrong ini.

Beberapa saat kemudian, Kampus Ministry datang memberikan perkenalan. Mereka merupakan komunitas yang bergerak di bidang religi dan juga konseling. Beberapa orang penting dan teman-teman Kampus Ministry juga membagikan blangko pendaftaran untuk ikut serta Latihan Dasar Pengembangan Kepribadian Mahasiswa.

Setelah itu mereka menyanyikan Jingle Atmajaya. Kegiatan Inisiasi masih diteruskan dengan perkenalan dari Perpustakaan dan yang terakhir adalah makan siang. Setelah itu Maba kembali ke masing-masing Fakultas untuk mendapatkan pengarahan dari Fakultas, tepatnya sekitar pukul satu siang.

[Selengkapnya]

Update: Beli Melon Cola dan Tahu di Gang Sempit Kauman

ditulis oleh Hendy Adhitya

Awalnya hanya ide dadakan, tapi malah jadi pengalaman yang bermakna. Yap itu yang kami rasakan, beberapa eks panitia inisiasi FISIP UAJY 2009 yang bertandang ke kawasan Kauman, Yogyakarta, Sabtu (22/8) lalu.

Bersama Vidi, Anuke, Thomas, Ino, Xave dan Dani, kami "JJS (Jalan-Jalan Sore)" di kawasan Pasar Sore Kauman. Letak pasar ini berada di gang sempit di sebelah selatan RS PKU Muhammadiyah.

Waktu itu jam menunjukkan pukul 17.10 WIB, atau tepat 40 menit jelang buka puasa hari pertama bagi umat Muslim. Setelah memarkir motor masing-masing, segera saja kami memasuki gang Pasar Sore Kauman.

Orang ramai tumpah ruah di gang sempit yang lebarnya hanya 4-5 meter. Lalu lalang orang-orang tak beraturan, suara percakapan antara penjual-pembeli, waktu yang semakin mendekati bedug dan adzan Magrib, menjadikan Pasar Sore Kauman berbeda dibanding pasar konvensional lainnya. Saya merasakan nuansa religius di sini.

Pasar Sore Kauman ini hanya ada saat bulan Ramadhan. "Pasar dibuka jam satu siang," ujar salah seorang penjual ketika saya wawancarai.

Sekitar 50-an stand penjual turut meramaikan pasar yang dihelat sekali setahun ini. Makanan dan minuman yang dijual beragam. Kebanyakan adalah jajanan pasar dan ragam minuman manis untuk berbuka. Soal harga? Di sini masih terbilang murah. Apalagi buat kocek mahasiswa. Hehehe.

Thomas, salah satu rekan kami, menjajal es kopyor dan tahu. Dia membeli dua minuman itu dalam gelas plastik dan sekantong penuh tahu. Wahhh, memang eks panitia keamanan ini paling doyan makan. Hahaha. Saya sendiri membeli minuman Melon Cola (Ada campuran Moka juga). Begitu juga dengan kawan-kawan lain yang telah memegang sekantong minuman dan kudapan di kedua tangannya masing-masing.

Setelah bergumul dalam keramaian, kini tiba saatnya kami "berbuka puasa" juga. Di Alun-Alun Utara, enam orang eks panitia (minus Dani) menikmati jajanan dan minumannya masing-masing. Diselingi canda tawa, kami sepakat bahwa Kauman merupakan salah satu tempat di Yogyakarta yang sarat kearifan lokal.

Hmm, mungkin lain kali kami akan bertandang lagi ke Kauman. Saya masih penasaran dengan menu Pepes Tempe di sana. Mau ikut?

[Selengkapnya]

Update: Oposisi Luncurkan Trailer Film Inisiasi

ditulis oleh Hendy Adhitya

Dengan berapi-api, Diki Dokumentasi mengatakan hanya akan mengeluarkan kemampuannya sebesar 40 persen di perhelatan inisiasi kali ini. Ia bersama timnya memang sudah berkomitmen jauh-jauh hari untuk menjadi oposan bagi fakultas dan universitas yang selama pra hingga pascainisiasi dinilai selalu menekan kepanitiaan inisiasi FISIP UAJY 2009. Pernyataan itu ia keluarkan sebagai bentuk perlawanannya atas "penindasan" itu.

Itulah salah satu scene rapat panitia inisiasi yang berhasil didokumentasikan oleh kru dokumentasi Inisiasi FISIP UAJY 2009. Mereka terdiri dari Mike, Doni, Diki, Reza, dan Toink.

Yap, Kamis (20/8) lalu bertepatan dengan rapat evaluasi panitia Inisiasi FISIP UAJY 2009, hasil karya tim dokumentasi telah diluncurkan. Namun, karya yang diperlihatkan masih merupakan trailernya. Sementara "film drama" Inisiasi FISIP UAJY 2009 secara keseluruhan masih dalam proses penggarapan tim dokumentasi.

Tak cuma film, kelima sutradara tersebut juga tengah merancang slideshow foto panitia dan maba. Bahkan dalam waktu dekat ini, mereka juga akan mengadakan proyek pameran foto Inisiasi FISIP UAJY 2009. Menurut tim dokumentasi, pameran digelar di lobi kampus FISIP UAJY.

Penasaran seperti apa trailer film dan slideshow fotonya? "Kita masih edit lagi, karena nge-cutnya masih kelihatan kasar," ujar koordinator dokumentasi, Diki. Oke kalau begitu kita tunggu saja kehadirannya di web ini.

[Selengkapnya]

Update: Rektor UAJY Meninggal Dunia

ditulis oleh Hendy Adhitya

Telah meninggal dunia pukul 15.44 WIB, Rektor UAJY 2008-2011, Prof. Dr. Dibyo Prabowo, MSc di RS Panti Rapih Yogyakarta. Hingga berita ini diturunkan jenazah masih disemayamkan di ruang misa Panti Rapih.

Jenazah akan disemayamkan di UAJY pada hari Jumat, 21 Agustus 2009 pukul 11.00 WIB. Pihak rektorat juga memutuskan untuk meniadakan sementara kegiatan perkuliahan di seluruh fakultas mulai hari Kamis dan Jumat, 20-21 Agustus 2009. Kegiatan perkuliahan akan aktif kembali Senin, 24 Agustus 2009.

Kami kru Selasar dan panitia Inisiasi FISIP UAJY 2009 turut mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya rektor kami. Semoga keluarga yang ditinggalkannya diberikan ketabahan oleh-Nya. Amin

[Selengkapnya]

Sekadar Pengingat: Jingle Inisiasi FISIP UAJY 2009 plus Hymne UAJY


JINGLE INISIASI FISIP UAJY 2009

Sssttt..
Hey smua.. Lihatlah diriku
Aku ini manusia luar biasa
Buktinya kudapat hadir disini
Bersama di dalam Inisiasi

# Ada tawa ada duka
Kita lalui bersama

** Tu.. wa.. tu.. wa.. ga.. pat
Yo ayo ayo
Kita bernyanyi bersama
Yo ayo ayo
Angkat tangannya semua
Mari bergembira dan jangan bawa duka
Kita jadi saudara di dalam inisiasi

Bukan ku sombong.. Tapi inilah adanya
Kalian juga sungguh luar biasa
Buktinya kalian hadir disini
Bersama di dalam inisiasi

Back to #, ** (2x)
---------------------------------------------------------

HYMNE UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA
Cip: R. AJ. Soedjasmin


Universitas Atma Jaya
Universitas Atma Jaya
Kami Warga Atma Jaya Universitas di Indonesia
Bertekun sepenuh hati dalam karya berbakti
Menyinarkan nyala budi bagi Gereja dan pertiwi
Persembahkan paripurna karya ilmu sepenuhnya

[Selengkapnya]

Kumpulan Artikel: Selayang Pandang TU FISIP UAJY

ditulis oleh Lucia Indranila

Tata Usaha atau yang biasa disingkat TU FISIP merupakan kegiatan administrasi yang meliputi pelayanan administrasi akademik atau umum, untuk mendukung kebijakan akademik dari dekanat dan prodi (program studi). Kegiatan administrasi di ruang tata usaha dimulai pukul 08.30 WIB dan berakhir pukul 14.45 WIB.

Secara struktural, TU berada di bawah koordinasi Fakultas dan Dekanat, dimana Dekanat yang diatasi oleh Fakultas membawahi empat bidang, yaitu:
1. pelaksana akademik
2. penunjang akademik fakultas
3. penunjang fakultas
4. pelaksana administrasi fakultas (TU)

Susunan staff Tata Usaha FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta:
Yohanes Siyamta : Kepala Tata Usaha yang bertugas mengkoordinir anggota tiap bagian

1. bagian umum
- Hesti : kepala sub bagian umum
- Artati
- Wito

2. bagian perkuliahan
- Kristini: kepala sub bagian perkuliahan
- Haryono
- Maryono

3. bagian ujian
- Arti : kepala sub bagian ujian
- Joko
- Yanti

Peraturan umum yang diterapkan oleh TU yaitu yang pertama, bagi mahasiswa/i yang ingin mengurus hal-hal yang berkaitan dengan surat menyurat atau nilai mata kuliah tidak dapat langsung diproses dalam jangka waktu satu hari.

Jika hari ini memasukkan berkas atau meminta transkrip nilai, berkas baru dapat diambil minimal keesokan harinya. Jadi tidak dapat diproses secara mendadak. Yang kedua hal-hal mengenai pengajuan permintaan peminjaman ruang dan peralatan (bagi BEM, UKM, maupun kegiatan-kegiatan kemahasiswaan yang membutuhkan tempat di gedung kampus dan peralatan penunjang yang disediakan oleh fakultas), maksimal seminggu sebelum kegiatan dan disertai dengan surat keterangan.

[Selengkapnya]

Kumpulan Artikel: Sejarah SIngkat, Visi, MIsi FISIP UAJY

ditulis oleh Kade Galuh

Sebelum mengetahui sejarah FISIP, ada baiknya mengetahui sejarah berdirinya Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Pendirian Universitas Atma Jaya Yogyakarta digagas pertama kali oleh Drs. A.J. Liem Sioe Siet yang saat itu menjabat Sekretaris I Ikatan Sarjana Katolik (ISKAT) Cabang Yogyakarta.

Gagasan Liem kemudian dibawa dalam Rapat Umum Anggota ISKAT Cabang Yogyakarta. Untuk mewujudkan gagasan tersebut, pada tanggal 1 November 1964, ISKAT Cabang Yogyakarta membentuk Panitia Kecil yang kemudian disebut sebagai Pendiri Universitas Atma Jaya Yogyakarta, dengan susunan sebagai berikut:

Ketua : Prof. R.A. Soehardi, S.H.
Sekretaris : Drs. A.J. Liem Sioe Siet
Anggota : A. Sutijoso, S.H.
Prof. Drs. Oey Liang Lee
Dr. Leo Soekoto, S.J.

Saat itu kelima orang ini dikenal dengan sebutan “Lima Serangkai”. Pada tanggal 13 Mei 1965 “Lima Serangkai” berhasil membentuk Yayasan Universitas Katolik Indonesia Atmajaya Cabang Yogyakarta, yang sekarang menjadi Yayasan Slamet Rijadi Yogyakarta.

Setelah didahului dengan Misa Kudus yang dipimpin oleh Romo Dr. Leo Soekoto, S.J. di Gereja Santo Antonius, Kotabaru, maka pada tanggal 27 September 1965, di bawah lindungan Santo Albertus Magnus, kelahiran Universitas Katolik Indonesia Atmajaya Cabang Yogyakarta diresmikan dalam sebuah upacara di Gedung Bank Negara Indonesia Unit V (sekarang Bank Tabungan Negara) Jalan Jenderal Sudirman 43 Yogyakarta.

Sejak 31 Agustus 1973 Universitas Katolik Indonesia Atmajaya Cabang Yogyakarta melepaskan diri dari Universitas Katolik Indonesia Atmajaya di Jakarta, dan berdiri sendiri dengan nama Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Visi Universitas Atma Jaya Yogyakarta yaitu menjadi komunitas Atma Jaya Yogyakarta yang berjiwa unggul, inklusif dan humanis serta mampu memberi sumbangan pada kualitas kehidupan yang lebih baik melalui pelayanan dalam cahaya kebenaran.

Sedangkan misi Universitas Atma Jaya Yogyakarta yaitu memberikan sumbangan pada peningkatan dan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan ketrampilan professional yang bermanfaat bagi martabat manusia melalui karya yang unggul dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat dengan semangat pelayanan dalam cahaya kebenaran.

FISIP UAJY
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UAJY didirikan pada bulan Juli 1991 dengan Surat Keputusan Mendikbud Republik Indonesia Nomor 082/0/1992 tentang status terdaftar bagi Jurusan Ilmu Komunikasi, disusul dengan Surat Keputusan Dirjen Dikti Depdikbud nomor 266/DIKTI/Kep/1994 tentang status terdaftar bagi Jurusan Sosiologi pada tahun 1994.

Meskipun menyandang nama sebagai Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, namun FISIP UAJY belum menyediakan jurusan Hubungan Internasional sebagai wadah berpolitik mahasiswa.

Visi FISIP yaitu memiliki komitmen pada pengembangan ilmu dan pengetahuan dalam bidang sosial dan politik untuk mendidik manusia yang humanis dan demokratis. Visi tersebut akan diwujudkan melalui misi yaitu menumbuhkan analisis kritis mahasiswa yang berlandaskan pada sikap demokratis yaitu menghargai perbedaan, keterbukaan, dan sikap kritis serta menghargai nilai-nilai dasar kemanusiaan.

FISIP memiliki dua program studi dan beberapa konsentrasi studi pada masing-masing program studi. Konsentrasi studi dimaksudkan untuk memberi fokus studi pada mahasiswa sesuai dengan minat dan kemampuannya.

Komunikasi
Program studi pertama adalah Ilmu Komunikasi, dengan empat konsentrasi studi yaitu Kajian Media, Komunikasi Pemasaran dan Periklanan, Hubungan Masyarakat, dan Jurnalisme. Visi Lembaga Pendidikan Tinggi yang mengkaji ilmu komunikasi bagi terwujudnya pilar dan tradisi masyarakat ilmiah-intelektual yang mengutamakan keseimbangan prinsip-prinsip sains, etik, praktik dan mengakar pada hakekat integritas manusia.

Maksud dari visi ini lebih pada profesionalitas pada bidang kerja masing-masing. Sedangkan misi Program Studi Ilmu Komunikasi yaitu memfasilitasi terwujudnya aktivitas ilmiah-intelektual secara sinergis-dialetis dan kolaboratif bagi peningkatan kompetensi sains dan praktik sivitas akademika ilmu komunikasi serta kualitas kehidupan manusia.

Sosiologi
Program Studi kedua adalah Sosiologi. Visi prodi Sosiologi yaitu mengembangkan Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan yang bersifat terapan dengan kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan, kesejahteraan yang berkeadilan, dan sustainability.

Visi ini akan diwujudkan melalui misi pengembangan institusi, sumber daya, dan fasilitas yang diperlukan dalam rangka mencapai tujuan program studi yaitu menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan dasar untuk melakukan penelitian, membuat analisis, dan merumuskan solusi.

[Selengkapnya]

Update: Ketemu Lagi, Curhat Soal Surat Cinta

ditulis oleh Hendy Adhitya

Meski sempat molor setengah jam, acara keakraban pasca-inisiasi lancar digelar (17/8). Kali ini acara diadakan dalam rangka mempertemukan kembali mahasiswa baru FISIP UAJY angkatan 2009 dengan panitia inisiasi FISIP UAJY sebelum memasuki dunia perkuliahan yang dimulai hari ini, 18 Agustus.

Acara yang dihelat bersamaan dengan Dirgahayu Republik Indonesia ke-64 ini dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama, perbincangan mengenai apa dan bagaimana mahasiswa FISIP UAJY. Sementara sesi kedua adalah sharing cerita lucu berkait inisiasi fakultas.

Peserta yang hadir dalam acara yang bertempat di Ruang Kemahasiswaan (RK) ini -eks panitia dan maba- sekitar 70-an orang. Surat undangan acara lewat pesan singkat SMS. Adapun acara ini tidak wajib dihadiri oleh semua eks panitia dan maba 2009 karena berkait daya tampung RK yang minim.

Curhat Soal Surat Cinta

Dipandu duo MC berbadan bongsor, Iot dan Thomas membawakan acara dengan banyolan-banyolannya.

Sesi yang mendapat respon antusias peserta adalah sesi kedua. Dimana peserta menceritakan kejadian lucu selama perhelatan inisiasi fakultas 11-12 Agustus 2009 lalu.

Mulai dari dua mahasiswa baru yang curhat soal tugas surat cintanya kepada panitia. Lalu ada Rio, eks panitia divisi Keamanan yang menceritakan pengalaman lucunya sewaktu malam inaugurasi. Dilanjutkan oleh Wisnu, mahasiswa baru yang menuliskan dua surat cintanya kepada dua panitia perempuan.

Kemudian berlanjut kepada Tyas mahasiswa baru 2009 yang bercerita soal kesannya mengikuti acara inisiasi FISIP UAJY. Penutup sesi ini adalah stori dari Dandy, eks panitia Perkap yang ikut mengisahkan suka dukanya berada di dalam divisi tersebut.

Acara ditutup dengan doa bersama dalam rangka Dirgahayu Republik Indonesia Ke-64. Merdeka!

[Selengkapnya]

Update: Bersih-Bersih RK!

ditulis oleh Hendy Adhitya

Gelaran inisiasi memang sudah usai, kini giliran panitia inisiasi disibukkan dengan tugas lain. Salah satunya adalah membersihkan Ruang Kemahasiswaan di lantai basement Gedung Don Bosco UAJY.

Minggu (16/8), tepat pukul 11.00 WIB, beberapa panitia inisiasi terlihat giat merapikan Ruang Kemahasiswaan yang penuh barang-barang acara inisiasi.

Semua barang, sampah dan peralatan yang masih bisa dipakai, dikeluarkan semua dari dalam Ruang Kemahasiswaan. Beberapa panitia kemudian mulai membersihkan Ruang Kemahasiswaan dengan vacuum cleaner dan sapu lidi. Sementara, beberapa yang lain memilah-milah barang yang masih bisa dipakai dan yang tidak.

Akhirnya "bersih-bersih RK" rampung jam 12.30 WIB. Lelah usai merapikan Ruang Kemahasiswaan, beberapa panitia memutuskan pulang. Namun ada beberapa yang lain memilih untuk makan siang bersama di Jinemmo, Kledokan.

[Selengkapnya]

Acara Keakraban Rayakan Hari Kemerdekaan RI

Demi mempererat rasa kekeluargaan antar angkatan, maka kami panitia penyelenggara acara keakraban mengundang Anda semua, panitia inisiasi FISIP UAJY 2009 dan mahasiswa FISIP UAJY angkatan 2009 untuk mengikuti;

Acara: Sharing Inisiasi dan Isu Kemahasiswaan
Tempat: Ruang Kemahasiswaan FISIP UAJY
Pukul: 16.00-18.00 WIB

Acara akan dibagi ke dalam dua sesi. Sesi pertama membahas "apa dan bagaimana mahasiswa FISIP UAJY?". Sementara sesi kedua adalah sharing pengalaman lucu selama inisiasi FISIP UAJY dari panitia dan mahasiswa baru. Masing-masing sesi akan berlangsung selama satu jam. Bersamaan dengan acara ini, juga akan digelar doa bersama dalam rangka merayakan Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-64.

Kami selaku panitia penyelenggara berharap semua panitia dan mahasiswa baru bisa hadir. Terima kasih

ttd
Hendy Adhitya-Vidi Istanto
(Panitia Penyelenggara)

[Selengkapnya]

Kumpulan Artikel: Eksibisi UKM, Kelompok Profesi dan Kelompok Studi (KP/KS)

ditulis oleh Lucia Indranila dan Hendy Adhitya

Di FISIP UAJY, mahasiswa tak selalu dibebankan kepada kegiatan perkuliahan. Kegiatan berorganisasi juga merupakan salah satu faktor pendukung seseorang bisa disebut akademisi. Karena disinilah pembelajaran manusia sebagai makhluk sosial sebenarnya.

Nah, sekarang di FISIP ada organisasi apa saja sih yang bisa teman-teman ikuti?

Spasi
Merupakan UKM yang bergerak di bidang sastra, meliputi musikalisasi puisi, pembacaan puisi dan segala sesuatu yang bergerak di bidang sastra. So, bagi teman-teman warga yang menyukai atau berminat untuk berdinamika di bidang sastra, bergabunglah dengan UKM Spasi.

Kine Klub
Merupakan UKM yang bergerak di bidang perfilman, dalam arti berlajar, berproses dalam pembuatan film.

Mrican Post
Merupakan salah satu UKM jurnalistik. Di UKM yang satu ini, para anggota belajar bagaimana melakukan peliputan, menulis berita. Bagi teman-teman warga yang berminat untuk berpartisipasi dalam UKM ini, tapi merasa tidak memiliki pengetahuan yang cukup atau pengalaman dalam hal penulisan, jangan minder, karena di UKM ini ada proses pelatihan dan kerja prakteknya juga.

Fotografi Jurnalistik Klub (FJK)
Nah, UKM yang satu ini begerak di bidang fotografi. kerjaan rutinnya selain hunting juga main futsal. Untuk program kerja, FJK rutin mengadakan pameran foto tahunan, workshop dan bekerjasama dengan Kompas Gramedia.

UKM Basket FISIP
UKM Basket ini berbeda dengan UKM basket yang terdapat di universitas. Karena, keanggotaannya dikhususkan hanya bagi mahasiswa/i FISIP. Sedikit bercerita, awalnya, UKM ini muncul tahun 1997 saat FISIP masih berada di kampus Mrican.

P.S I Love You
UKM futsal dan sepakbola ini terbuka bagi mahasiswa/i FISIP, dan bagi teman-teman warga yang tertarik untuk bergabung, latihan diadakan setiap Jumat pukul 15.00-17.00 WIB.

Focuso
Kelompok studi Kajian Media ini kegiatannya meliputi pengadaan diskusi dan screening film. Di sini teman-teman akan diajarkan berbagai macam kajian budaya dan diajak berpikir kritis.

Atma Jaya Broadcasting Network (ABN)
Merupakan kelompok profesi yang memberi kesempatan pada anggotanya untuk belajar antara lain menjadi reporter maupun camera person.

Atma Jaya Radio (AJR)
Organisasi yang mempunyai slogan “be your true friend” ini merupakan radio komunitas yang memiliki jangkauan 2,5 km. Mereka menyebut para pendengar setianya “Atma Friend”.

Bohlam Advertising
Merupakan kelompok profesi di bidang periklanan. UKM ini juga telah berhasil menyabet kejuaraan, salah satunya Pinasthika.

PR.comm
Merupakan KP yang dibawahi oleh HMPS Komunikasi dan merupakan salah satu kelompok profesi. KP yang cukup berprestasi dalam beberapa kejuaraan ini memiliki program rutin diantaranya mengadakan seminar dan press release.

FIAT TV
Merupakan program broadcasting tahunan yang hanya diadakan pada saat semester sisipan antara bulan Juni hingga Agustus.

Buletin Sosiologi
UKM ini berfungsi untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa Sosiologi untuk dapat menulis dan memberi informasi kepada mahasiswa FISIP untuk menyuguhkan suatu kasus atau fenomena yang dikemas secara tertulis dari perspektif sosiologis.

Teras Pers
KP ini bergerak di bidang jurnalistik cetak. Mereka menggunakan model pemberitaan dan peliputan investigatif, dapat juga melakukan pemberitaan secara naratif.

Mustika Maya
UKM yang berkecimpung di bidang seni musik. Buat teman-teman yang bisa bermusik, menyanyi, atau bahkan tak bisa bermusik? Monggo, silahkan ikut. Keanggotaan UKM ini terbuka bagi siapa saja.

[Selengkapnya]

Kepekaan Sosial: Jogja Dibanjiri Maba FISIP UAJY

Pagi hingga siang (12/8) maba FISIP UAJY angkatan 2009 disebar ke beberapa titik di Yogyakarta. Weits ada apa tuh? Jangan khawatir, ini bukan drop-dropan pengemis. Tapi ini bagian dari acara Inisiasi FISIP UAJY 2009. Namanya: Kepeksos, alias Kepekaan Sosial.

Yap, Kepeksos kali ini bertujuan untuk menciptakan kesadaran bahwa hidup di masyarakat itu tak mudah. Para maba juga berperan dan merasakan bagaimana sulitnya menjalankan peran sebagai kelompok masyarakat strata tertentu. Maba disini “dilepas” tanpa atribut mahasiswa FISIP UAJY (dan mereka sebisa mungkin tak memberitahu identitas dirinya). Plus mereka hanya diberi bekal seribu rupiah! Tugasnya? membantu masyarakat, apa pun itu. Ok seperti apa liputannya? Ini dia,

Lempuyangan
Lingkup daerah ini dimulai dari bawah jembatan layang hingga pasar lempuyangan. Pamong Cati dan Pamong Dimas bertanggung jawab terhadap 18 mahasiswa baru di sini. Kedua pamong ditemani pula oleh Nanda sebagai anggota divisi Keamanan.

Salah seorang maba terlihat mondar-mandir di dalam pasar. Cewek berbaju merah dan bercelana basket berwarna hitam ini begitu getol meminta ijin untuk membantu ibu-ibu yang berjualan di pasar. Tetapi, usaha maba itu ternyata gagal lagi dan lagi. Ia akhirnya bergabung dengan teman-teman yang lain dan mencai target kepeksos baru.

Setelah sekian lama menanti, tim Selasar akhirnya berjalan-jalan ke luar pasar. Ternyata ada tiga orang maba yang berperan sebagai juru parkir. Mereka tampak sangat cekatan merapikan motor-motor yang diparkir. Selain itu, mereka juga menarik uang parkir motor-motor yang keluar pasar. Tetapi, uang tersebut mereka berikan kepada juru parkir yang sesungguhnya bertugas di pasar.

Timoho
Banyak hal yang terjadi disini, beberapa maba ada yang masuk ke warung dekat Migelas.mereka membantu untuk mencuci piring, dan juga juga naptol jeans. Ada juga yang membersihkan jalan di toko penjual bensin. Di samping itu, kelompok yang dikawal pamong Arin dan Samgar ini ada yang ngobrol dengan seorang tukang becak. Sampai si penjual Migelas pun bersyukur dengan kedatangan warga RT 05 FISIP yang turut membantu mereka.

Jarang ada yang seperti itu, di daerah ini, makanya masyarakat sekitar cukup bingung dengan beberapa kejadian aneh, yaitu dimana sekelompok orang datang dan tiba-tiba membantu mereka. Di Timoho ini para maba juga ikut membantu penjual warung Burjo untuk membawakan gas dan galon besar.

Galeria
Berbeda dengan maba yang terlihat berkelompok di daerah Lempuyangan, maba di daerah Galeria hingga LIP berpasang-pasangan saat melakukan kepeksos. Bahkan, ada sepasang maba cewek-cowok yang menunggu pekerjaan di angkringan sembari duduk berdekatan dan mengobrol dengan mesranya.

Tampaknya, kepeksos kali ini bukan hanya meningkatkan kepekaan mereka terhadap lingkungan sekitar, tetapi juga kepekaan mereka terhadap ‘teman spesial’ dalam kelompok. Target operasi kepeksos lingkup Galeria-LIP banyak di warung makanan dan angkringan. Kesan pertama melihat maba yang mau mencuci piring di warung adalah hal yang lucu. Bahasa tubuh mereka sangat menjelaskan bahwa mereka tidak terbiasa melakukan kegiatan tersebut. Bahkan untuk mencuci dua piring dalam satu ember saja, sampai harus dua orang yang turun tangan melakukannya.

Pasar Demangan
Di lokasi ini, sekitar pukul 09.30, temen-temen warga kelompok kepeksos 6 sudah melakukan beberapa aktivitas sosial yang menarik, seperti ikut membantu menggoreng ayam di gerobak penjual ayam goreng crispy, mengupas bawang, membantu menjual telur, menjual strawberry, menjual bunga tabur,dan beberapa aktivitas lainnya. Berdasarkan pantauan tim Selasar, bahkan ada beberapa warga yang membantu memecahkan kelapa dan mengupasnya dari batoknya, walaupun mereka tampak kesulitan mengupas kelapa, namun mereka tampak melakukannya dengan semangat.
“Aku tadi membantu ngupasin bawang, habis itu aku bantuin penjual nangka dengan ngupasin nangka, ini tanganku masih ada getahnya, aku juga ngangkutin sampah Kak”, ujar Villy salah seorang warga yang berasal dari keluarga teroris ini dengan antusias.

Janti dan Seturan
Didampingi oleh Tina dan Novi sebagai dampok, April sebagai keamanan dan Fany sebagai P3K, teman-teman mulai melakukan pekerjaannya masing-masing di sepanjang bawah Jembatan Janti. Pekerjaannya meliputi membantu menjual soto, bekerja di bengkel, membantu mencuci piring, dan juga berjualan di sebuah counter HP.

Dari pantauan tim Jurnal, tidak sedikit maba yang hanya menganggur dan tidak melakukan pekerjaan, bukan karena mereka malas, namun karena masih pagi, sehingga belum banyak tamu yang datang ke rumah makan ataupun bengkel, sehingga tidak banyak pekerjaan yang bisa mereka bantu di tempat tersebut.

Berbeda dengan kelompok Tina dan Novi, pagi ini kelompok dua melakukan kegiatan kepeksos di daerah Seturan. Daerahnya meliputi sepanjang Citrouli hingga kampus YKPN, dan juga ke Barat hingga perempatan pertama Selokan Mataram.

Pekerjaan yang dilakukan teman-teman kelompok dua ini antara lain membantu mencuci motor, mencuci piring, berjualan bakso, menjaga toko dan membantu petugas kebersihan mencabuti rumput. Baik kan mereka?

“Acaranya seru, menyenangkan, dan konsepnya bagus. Dari sini aku bisa lebih menghargai uang, karena ternyata mencari uang tuh gak gampang,” kata Nanto dari keluarga KM 05, yang bekerja membantu berjualan bakso bersama dengan Didit dari keluarga Teroris. Ditempat tersebut, mereka membantu menyapu lantai, mengelap meja, membuat sambal dan juga melayani pembeli yang datang.

Batas Kota
Kegiatan di batas kota sendiri kegiatan kepeksos cukup berjalan lancar. Sayangnya masih ada beberapa maba yang kebingungan akan kegiatan yang dilakukan di spot yang tersedia. Kegiatan yang dilakukan maba di spot batas kota sendiri yang meliputi area sekitar Saphire Square hingga perempatan Demangan antara lain jualan koran, membantu mencabuti rumput, hingga menjadi tukang parkir, serta membantu jualan di sebuah warung.

”Tadi bantuin tukang sate dan tukang soto. Trus pas makan snack, digodai sama banci. Akhirnya bancinya minta dikasih 1000, udah kukasih, tapi kayanya dia ga liat. Aku malah dikira ga mau bayar. Akhirnya kami lari dan dilempar buah yang keras. Sampe temen kami yang cewek memar tangannya. Sampe-sampe kami juga diancam mau ditusuk. Akhirnya kami dipindah ke sini.” Ujar maba Adit dan Dito.

Terban
Sepanjang jalan Terban yang ramai, jujur sangat sulit dimana keberadaan maba. Akhirnya setelah kembali ke basecamp, yakni di lapangan terdekat setempat banyak maba dengan wajah puas dan bangga menceritakan apa yang telah mereka lakukan.

Titah, Yudha, dan Bayu sendiri menuturkan bahwa mereka tidak diizinkan untuk membantu cuci piring. Bahkan membantu pemulung pun tidak diizinkan. Mereka sendiri akhirnya diizinkan membantu tukang bangunan. Mereka sendiri mempunyai pendapat tenatang kepeksos kali ini. “Areanya kurang gede, lagipula kerjaannya kurang banyak n bervariasi.”

Pekerjaan lain yang dapat dikerjakan antara lain memecah balok es dan mengupas bawang. Bahkan Dampok di spot tersebut menuturkan saat akan menjemput mabanya. “Ada yang sedang menonton tv di warung soto,” katanya

Sagan
Ada yang dapat dengan baik membantu sesamanya, namun ada pula yang hanya berputar-putar karena tidak mendapat tempat untuk menyalurkan bantuan. Beberapa maba terlihat hanya berjalan berputar-putar di komplek Sagan, dan tampak wajah-wajah desperate yang menggantikan wajah cerah mereka di awal tadi. Begitu pula Diio dan Ayik yang pada awalnya berjalan berdua, namun akhirnya berpisah. Perpisahan mereka memang terlihat seperti sepasang Adam dan Hawa yang berpacaran, mereka berbincang di tengah perempatan kecil di dekat Gabah Resto dan kemudian Ayik memilih untuk meninggalkan Diio. Ayik menuju warung soto sementara Diio berjalan berlawanan arah dengannya. Namun Ayik pun tidak diterima di warung soto tersebut, dengan alasan mereka sudah mempunyai dua orang yang membantu di sana.

Akhir kata, menurut pengamatan Selasar beberapa Maba masih terkesan segan untuk menawarkan bantuan. Mereka masih memilih-milih, namun semangat mereka patut diberi apresiasi lebih. Walaupun berulang kali mereka ditolak, mereka tetap terus mencoba dan tidak menyerah. Dua jempol buat usaha mereka walaupun tetap masih ada yang Segan di Sagan.

(Galuh/Xave/Luci/Uline/Yudha/Pandhu perkap)

[Selengkapnya]

Kumpulan Artikel: Para Petinggi Berbicara

ditulis oleh Kade Galuh

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik memiliki dua program studi. Program studi Ilmu Komunikasi berdiri pada tahun 1991, baru pada tahun 1994 lahirlah program studi Sosiologi. Jika menilik ranah fakultas, maka dekanat menjadi posisi puncak dalam struktur organisasinya. Dekan FISIP UAJY adalah V. Sundari Handoko atau lebih akrab dipanggil Bu Ndari. Dekan dibantu oleh tiga orang wakil dekan yaitu Agus Putranto selaku Wakil Dekan I, Anita Herawati menjabat posisi Wakil Dekan II, terakhir Lukas Ispandriano sebagai Wakil Dekan III.

Wakil Dekan I membawahi urusan akademik, dan seputar kegiatan perkuliahan mahasiswa. Sesi pengenalan fakultas dimanfaatkan untuk memberikan berbagai wejangan pada mahasiswa baru. Agus kembali mengingatkan bahwa budaya masa-masa SMA jauh berbeda dengan budaya perkuliahan. Dosen, tidak bertanggung jawab penuh dengan penerimaan materi, apakah mahasiswa mengerti, atau materi tercukupi. Berbeda dengan guru SMA yang masih mendorong mahasiswa untuk mencari informasi atau belajar lebih giat lagi bila anak didiknya mendapat nilai jelek.

Dosen hanya memberikan silabus buku referensi, entah mahasiswa membaca atau tidak, dosen tidak akan peduli. Intinya, mahasiswa harus aktif dan inisiatif dalam belajar, baik itu di rumah, perpustakaan, atau ruang kelas. “Jangan sampai ruang kelas seperti kuburan,”ungkapnya.

Mahasiswa tidak perlu takut bertanya dan mencari informasi sedalam-dalamnya mengenai materi kuliah. Oleh karena itu, metode penyesuaian diri secara cepat harus mampu dilakukan oleh setiap mahasiswa baru agar tidak tertinggal nantinya. “Hati-hati dalam mengambil keputusan, pertanggungjawabkan semua hal untuk diri sendiri dan juga orang tua,”imbaunya.

Perlu disadari bahwa dunia perkuliahan merupakan kompetisi terbuka bagi seluruh mahasiswa. Bahkan tidak menutupkemungkinan untuk kompetisi lintas angkatan.

Selanjutnya, Wakil Dekan II membawahi urusan keuangan fakultas. Para mahasiswa hanya dibebankan biaya SPP tetap, SPP variabel, KKN Lokasi, serta yudisium. SPP tetap dibayarkan sebagai tanda her-registrasi sebelum perkuliahan dimulai.

Sedangkan SPP variabel didasarkan pada jumlah SKS yang diambil. Untuk tahun 2009, terjadi kenaikan SPP tiap SKS untuk program studi Ilmu Komunikasi. Jika dahulu satu SKS adalah seratus ribu, kini menjadi seratus sepuluh ribu. Biasanya, setiap kegiatan mahasiswa akan berusaha menjebol keuangan melalui Ibu Anita Herawati.

Sejauh ini, budget yang tersedia dan belum optimal pemberdayaannya adalah sektor penelitian. Untuk itulah, fakultas tengah melakukan berbagai upaya untuk memancing mahasiswa melakukan penelitian.

Wakil Dekan III fokus terhadap urusan kemahasiswaan di luar akademik. Misalnya saja Unit Kegiatan Mahasiswa yang ada di fakultas serta pemberian beasiswa bebas SPP terhadap mahasiswa yang kesulitan biaya namun berprestasi.

Lukas dalam hal ini sangat getol memacu mahasiswa untuk aktif menulis di surat kabar. Selain mendapat jaminan nilai baik, penulis yang karyanya berhasil dimuat akan mendapat honor dari universitas. Misi dari Wakil Dekan III adalah menyeimbangkan kegiatan akademik dan non-akademik yang dilakukan oleh mahasiswa. Hal ini karena segala sesuatu yang tidak seimbang apalagi berat sebelah, akan menghasilkan keluaran yang tidak baik.

Tata Usaha
Tata Usaha menjadi bagian pelaksana administrasi fakultas. Tata Usaha terbagi dalam tiga bagian yaitu bagian umum, perkuliahan, dan ujian.

Siyamta menjadi Kepala Bagian Tata Usaha FISIP UAJY. Hal penting yang ditekankan oleh beliau adalah budaya membaca yang perlu ditingkatkan oleh mahasiswa.

Realita yang terjadi saat ini adalah mahasiswa yang hanya bertanya pada staf TU mengenai informasi seputar perkuliahan. Padahal segala informasi selalu ditempel pada papan pengumuman.

Mahasiswa harus inisiatif untuk mengunjungi papan pengumuman dan membaca informasi yang disediakan. Hal ini membuat mahasiswa selalu mengetahui perkembangan terbaru dan tidak terus-menerus memenuhi depan kaca TU sekedar bertanya jam kuliah kosong atau tidak.

Badan Eksekutif Mahasiswa
Setiap fakultas memiliki kebijakan tersendiri memilih nama untuk organisasi ini. Fakultas Ekonomi menyebut dengan istilah SENAT, Teknik Informatika menyebut dengan SEMA, naahh... FISIP lebih senang menyebut dengan BEM, kependekan dari Badan Eksekutif Mahasiswa.

Meski namanya berbeda, namun masing-masing memiliki tugas yang sama. Tugas utama BEM adalah sebagai penyalur aspirasi antara mahasiswa dengan para petinggi kampus. Dalam struktur organisasi fakultas, BEM tepat berada di bawah Wakil Dekan III. Oleh karena itu, kegiatan utama BEM adalah mengkoordinasi langsung tujuh UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) lingkup fakultas. Hanya FISIP satu-satunya fakultas yang memiliki UKM lingkup fakultas seperti fotografi, film, seni, olahraga, dan musik.

Saat ini hanya ada enam orang yang memegang kursi di BEM. Yudhis, Ketua BEM 2008, memang memiliki hak prerogatif untuk menetapkan orang-orang yang duduk di dalamnya. Sedangkan ketua terpilih melalui pemilihan umum mahasiswa (pemilwa) yang dikoordinasi oleh tim Komisi Pemilihan Mahasiswa.

[Selengkapnya]


View My Stats